Tampilkan postingan dengan label pengoprsian mesin milling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengoprsian mesin milling. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Februari 2019

Pengertian Mesin Frais (MILLING) Serta Cara Pengoprasiannya

MESIN FRAIS 
(MILLING)

Jadi kali ini kita akan membahas tentang mesin frais, tapi sebelum itu kita haru paham tetang permesinan atau ilmu yang mempelajari tentang pengoprasian mesin.
Bagi yang belum mengetahui pemersinan silahkan klik disini untuk lebih jelas.
jika sudah lansung saja  ke pokok materi kita yaitu MESIN FRAIS (MILLING)

A. Pengertian Mesin Frais(Milling)

3.1       Pengertian Mesin Frais

            Mesin frais (milling machine) adalah mesin perkakas yang dalam proses kerja pemotongannya dengan menyayat atau memakan benda kerja menggunakan alat potong bermata banyak yang berputar (multipoint cutter). Pisau frais dipasang pada sumbu atau arbor mesin yang didukung dengan alat pendukung arbor. Pisau tersebut akan terus berputar apabila arbor mesin diputar oleh motor listrik, agar sesuai dengan kebutuhan, gerakan dan banyaknya putaran arbor dapat diatur oleh operator mesin frais (Rasum, 2006).

3.2       Bentuk Pengfraisan

            Mesin frais mempunyai beberapa hasil bentuk yang berbeda, dikarenakan cara pengerjaannya. Berikut ini bentu-bentuk pengfraisan yang bisa dihasilkan oleh mesin frais.

1. Bidang rata datar

2. Bidang rata miring menyudut

3. Bidang siku

4. Bidang sejajar

5. Alur lurus atau melingkar

6. Segi beraturan atau tidak beraturan

7. Pengeboran lubang atau memperbesar lubang

8. Roda gigi lurus, helik, paying, cacing

9. Nok/eksentrik, dll.

Macam macam mesin frais dan pengoprasiannya

B. MESIN FRAIS KHUSUS
                Mesin frais ini memiliki bentuk dan ukuran yang khusus sesuai dengan kebutuhan pengguna

 1. Plano milling machine, mesin frais khusus yang digunakan  untuk  mengerjakan benda – benda yang panjang


2. Turning and milling machine, mesin frais khusus yang digunakan  untuk  membubut dan mengefrais


3.  Hobbing Milling Machine, mesin frais khusus yang digunakan  untuk  mengerjakan roda gigi


C. MESIN FRAIS STANDART

1. MESIN FRAIS HORISONTAL
                Mesin frais type ini memiliki spindle mesin yang sejajar dengan meja mesin

 Fungsi :
  •   Mengefrais rata
  •   Mengefrais alur tunggal
  •   Mengefrais alur sejajar
  •   Mengefrais bertingkat
  •   Membuat roda gigi
2. MESIN FRAIS VERTIKAL
 Mesin frais type ini memiliki spindle mesin yang tegak lurus dengan meja mesin


Fungsi :
  •   Mengefrais alur
  •   Mengefrais alur T
  •   Mengefrais alur ekor burung
  •   Mengefrais bertingkat
  •   Membuat pocket

3. MESIN FRAIS UNIVERSAL
                Mesin frais type ini memiliki meja mesin yang dapat diputar 45o dalam arah horisontal


Fungsi :
  •   Mengefrais alur
  •   Mengefrais alur T
  •   Mengefrais alur ekor burung
  •   Mengefrais bertingkat
  •   Membuat pocket
  •   Membuat roda gigi
  •   Membuat ulir cacing
4. MESIN FRAIS TYPE BED
                Mesin frais type ini memiliki meja mesin yang tetap pada gerak vertikal (tidak dapat  digerakan naik - turun). Untuk menambah kedalaman pemakanan dilakukan dengan cara menurunkan spindle atau kepala mesin


5. MESIN FRAIS TYPE KNEE


Mesin frais type ini memiliki kepala mesin yang tetap pada gerak vertikal (tidak dapat  digerakan naik - turun). Untuk menambah kedalaman pemakanan dilakukan dengan cara menaikkan meja mesin.
Meja mesin ditopang oleh sadel yang dapat digerakkan naik – turun menggunakan mekanisme ulir yang terdapat pada elevating screw

Continue Reading...

Kamis, 31 Januari 2019

CARA MENGGUNAKAN MESIN FRAIS(MILING)

CARA MENGGUNAKAN MESIN FRAIS(MILING) 

Pekerjaan dengan mesin milling harus selalu mempunyai 3 gerakan kerja.

1. Gerakan Pemotongan

Sisi potong cutter yang dibuat berbentuk bulat dan berputar dengan pusat sumbu utama.

2. Gerakan Pemakanan

Benda kerja digerakkan sepanjang ukuran yang akan dipotong dan digerakkan mendatar searah gerakan yang dipunyai oleh alas.

3. Gerakan Penyetelan

Gerakan untuk mengatur posisi pemakanan, kedalaman pemakanan, dan pengembalian, untuk memungkinkan benda kerja masuk ke dalam sisi potong cutter, gerakan ini dapat juga disebut gerakan pengikatan


Bagian Utama Mesin Milling

Bagian utama mesin milling meliputi beberapa bagian seperti di belakang

Cutter


Type Cutter

Cutter pada mesin milling mempunyai bentuk silindris, berputar pada sumbunya dan dilengkapi dengan gigi melingkar yang seragam.

Keuntungan cutter dibanding dengan pahat bubut dan pahat ketam adalah setiap sisi potong dari pisau frais mengenai benda kerja hanya dalam waktu yang pendek pada proses pemotongan selama 1 putaran pisau frais dan pendinginannya pada waktu sisi potong mengenai benda kerja, maka hasilnya cutter frais akan lebih tahan lama.

Cutter biasanya terbuat dari HSS maupun Carbide Tripped. Gigi cutter ada yang lurus maupun ada yang mempunyai sudut, untuk yang bersudut (helix angle) dapat mengarah ke kanan dan ke kiri.

Ada beberapa jenis cutter seperti misalnya :

a. Plain Mill Cutter
Digunakan untuk pengefraisan horizontal dari permukaan datar.

b. Shell End Mill Cutter


Pemotongan dengan menggunakan sisi muka, digunakan untuk pengefraisan dua permukaan yang tegak lurus. Pada cutter ini panjangnya lebih besar dari diameternya dan hal yang harus diingat adalah tidak boleh memasang cutter ini terbalik.

c. Face Mill Cutter
Digunakan untuk pengefraisan ringan (pemakanan kecil). Pisau ini pendek dan mempunyai sisi potong pada bagian yang melingkar dan bagian sisi mukanya, seperti shell mill cutter. Dalam jenis ini ada yang disebut Carbide Tipped.

Face mill cutter, keistimewaan pisau ini adalah tentang kemudahan penggantian sisi potongnya.

d. End Mill Cutte
  •     Digunakan untuk penyayatan muka ataupun samping
  •     Pembuatan alur (sesuai dengan diameter cutter)
  •     Pembuatan step dan bidang miring
  •     Pembuatan radius dalam sesuai dengan jari-jari cutter
  •     Sebagai boring tool
Macam Macam Cara Kerja


a. Pengefraisan Sisi, adalah pengefraisan dimana pisau sejajar dengan permukaan benda kerja.

b. Pegefraisan Muka, adalah pengefraisan dimana sumbu pisau tegak lurus dengan permukaan benda kerja.

Metode pengefraisan

a. Climb Mill

Merupakan cara pengefraisan dimana putaran cutter searah dengan gerakan benda kerja. Gaya potong menarik benda kerja ke dalam cutter sehingga faktor kerusakan pahat akan lebih besar. Hanya mesin yang mempunyai alat pengukur keregangan diperbolehkan memakai metode pemotongan ini.

b. Conventional Milling

Merupakan pengefraisan dimana putaran cutter berlawanan arah dengan gerakan benda kerja, pemotongan ini dimulai dengan beram yang tipis dan metode ini digunakan untuk semua jenis mesin frais.


Cukup sampai di sini saja materi kita tenang cara kerja mesin frais 
Jika ingin mengetahui macam macam mesin frais klik disini 
Sampai Jumpa di lain waktu :)


Continue Reading...

Artikel Terbaru

Blogroll

About